Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u7012992/public_html/wp-includes/functions.php on line 5835
Presiden RI : Pengelolaan Dana Desa Harus Hati-Hati – Jurnal Aktual Indonesia

Home / NASIONAL

Sabtu, 1 Januari 2022 - 11:46 WIB

Presiden RI : Pengelolaan Dana Desa Harus Hati-Hati

Jakarta-(jai),- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, pengelolaan Dana Desa tersebut dilakukan secara hati-hati. Mengingat, Sejak 2015 hingga saat ini pemerintah telah menggelontorkan sebesar Rp400,1 triliun untuk Dana Desa.
“Hati-hati pengelolaan  Dana Desa yang jumlahnya tidak sedikit, jumlahnya sangat besar sekali. Sekali lagi, Rp400,1 triliun, gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelolanya tidak baik, bisa lari ke mana-mana. Ini perlu saya ingatkan,” ujar Presiden yang dikutip dari laman setkab.go.id pada Senin (20/12/2021).

Secara rinci Presiden menyampaikan, anggaran Dana Desa di 2015 sebesar Rp20,8 triliun, 2016 Rp46,7 triliun, 2017 Rp59,8 triliun, 2018 Rp59,8 triliun, 2019 Rp69,8 triliun, 2020 Rp71,1 triliun, dan 2021 sebesar Rp72 triliun.

“Kalau kita lihat APBD Desa juga meningkatnya drastis sekali. (Tahun) 2014 itu rata-rata Rp329 juta, 2015 itu sudah naik menjadi Rp701 juta, 2021 Rp1,6 miliar,” imbuhnya.

Presiden menegaskan sejak 2014 pemerintah telah berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran, perbatasan, dan desa. Pembangunan yang dilakukan bersifat Indonesia sentris, bukan Jawa sentris.

“Yang kita bangun juga bukan hanya yang gede-gede saja, yang kita bangun juga bukan hanya yang besar-besar saja. Jalan tol misalnya, atau pelabuhan-pelabuhan besar, atau airport atau bandara, bukan itu saja. Tetapi juga jalan-jalan di kampung, jalan-jalan di desa, embung-embung kecil yang ada di desa, dan memperbaiki pasar-pasar rakyat yang ada di desa-desa,” ujarnya.

Lebih lanjut Presiden mengungkapkan, sejumlah pembangunan fisik di desa juga telah dilakukan dengan menggunakan alokasi anggaran tersebut.

“Dari data yang saya miliki, fisiknya yang sudah terbangun itu juga kelihatan. Jalan desa misalnya, sudah terbangun 227 ribu kilometer jalan desa, embung yang kecil-kecil 4.500 unit, irigasi 71 ribu unit, jembatan 1,3 juta meter, pasar desa ada 10.300 unit, BUMDes saat ini juga telah mencapai 57.200 unit. Ini kelihatan, kelihatan, kelihatan,” ujarnya.

BACA JUGA  Komedian Narji Resmi Terjun Ke dunia politik

Tak hanya itu, dana tersebut juga digunakan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa. Di antaranya pembangunan prasarana penyediaan air bersih sepanjang 1,2 juta kilometer, posyandu 38 ribu unit, polindes 12 ribu unit, hingga  drainase 38 juta meter.

“Ini terbangun, semuanya terbangun. Sumur 59 ribu unit, PAUD ada tambahan 56 ribu unit PAUD, ada fasilitas olahraga, ada MCK, semuanya dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” tandasnya

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Akan Kunjungan Kerja ke kota Lubuklinggau

NASIONAL

Sosialisasi Penginputan SDP Fitur Keamanan pada Lapas, Rutan, dan LPKA di Lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

NASIONAL

Bertemu Presiden Jokowi di Menado Silfester Matutina laporkan Kegiatan Deklarasi 2024 Setia Tegak Lurus Bersama Jokowi

LINTAS DAERAH

Polres Toba Bersama Poldasu, Brimob Dan TNI Laksanakan Pengamanan Kedatangan RI 1 Di wilayah Hukum Polres Toba

HUKUM & KRIMINAL

Ketua KPK Tepis Tudingan Anak Wali Kota Bekasi Sebut OTT Ayahnya Politis

LINTAS DAERAH

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Bypass Balige

NASIONAL

Komedian Narji Resmi Terjun Ke dunia politik

NASIONAL

4 Warga Binaan Rutan Kelas I Cipinang Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2022